Startegi Keuangan Saat Idul Fitri

Startegi Keuangan Saat Idul Fitri

Idul Fitri adalah saat yang paling ditunggu bagi umat Muslim setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, tapi juga di sisi lain merupakan hari yang cukup meresahkan bagi kemampuan finansial banyak keluarga. Tak bisa dipungkiri bahwa di dalam dua hari perayaan tersebut, akan banyak sekali pengeluaran yang dilakukan oleh keluarga, yang efeknya akan terasa lama setelah perayaan Lebaran berakhir.

Ada kecenderungan yang terjadi di saat Lebaran, di mana banyak orang terseret dalam euforia Hari Raya, yang lantas membuat mereka menghamburkan uang secara kurang bijak. Apalagi sebelum Lebaran tiba, Tunjangan Hari Raya alias THR juga sudah diterima dari tempat kerja, sehingga ada ilusi bahwa uang yang dimiliki saat ini lebih banyak daripada biasanya.

strategi mengatur uang saat idul fitri

Pengeluaran yang banyak ini bisa terjadi karena banyak hal. Ketika Idul Fitri tiba, maka pengeluaran bisa terjadi untuk:

  • Mudik, saat untuk kembali ke kampung halaman yang biasanya juga diiringi dengan membelikan oleh-oleh dalam jumlah banyak bagi keluarga. Biaya yang keluarga biasanya dari oleh-oleh tersebut dan biaya transportasi.
  • Pakaian baru, dari celana, sepatu, baju, dan lain sebagainya. Meskipun di diskon, tak jarang orang membeli dalam jumlah besar sekaligus.
  • Hidangan khas Lebaran, dari berupa kue-kue kering untuk menjamu tamu sampai dengan masakan seperti opor ayam dan ketupat.
  • Biaya lain ketika mudik, seperti akomodasi, jajan, memberikan amplop bagi saudara-saudara, dll.

Supaya Anda tak terjerat hutang dan mengalami kesulitan keuangan setelah Lebaran berakhir, inilah yang perlu Anda lakukan:

bisnis online
  1. Buat detail anggaran setiap Lebaran,

Anda pasti sudah tahu apa saja pengeluaran Anda ketika Lebaran setiap tahunnya (mudik, angpao, transportasi, dll.). Dari pengalaman tersebut, buatlah detail-detail dan rancangan biaya.

  1. Masukkan anggaran Lebaran ke anggaran tahunan,

Dengan memasukkannya ke anggaran tahunan, Anda bisa bersiap-siap untuk menyisihkan dana jauh sebelum Hari Raya tiba. Jadi Anda tak perlu hanya mengandalkan THR saja ataupun meminjam. Sisihkan cukup 5% dari gaji per bulan.

  1. Pisahkan gaji serta THR,

Jangan campur antara gaji Anda dengan THR. Gunakan gaji untuk kebutuhan sehari-hari, dan gunakan THR secara eksklusif untuk Lebaran. Dengan demikian, Anda terhindar dari kehabisan uang setelahnya.

  1. Hindari hutang,

Sebisa mungkin, andalkan biaya dari pendapatan Anda sendiri dan jangan dari hutang. Ingat, setelah Lebaran, Anda masih harus menghidupi keluarga, sementara persediaan uang Anda kemungkinan habis untuk Hari Raya. Jadi bersikap bijaklah.

Perayaan Idul Fitri adalah kesempatan di mana Anda dan keluarga lengkap bisa berkumpul bersama, jadi wajar jika Anda ingin merayakannya dengan maksimal, termasuk memberikan oleh-oleh dan memastikan semua kebutuhan Lebaran tercukupi. Tapi ingat, perayaan ini bukan sekedar perayaan duniawi, tetapi merupakan keberhasilan dalam mengendalikan diri Anda. Jadikan perayaan ini sebagai bukti bahwa Anda bisa melakukannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *