Rumah Dari Pinjaman BRI Syariah

Rumah Dari Pinjaman BRI Syariah

Apakah Anda ingin mempunyai hunian pribadi dengan cepat? sekarang ini banyak bank yang memberikan penawaran KPR, dengan berbagai keunggulan yang mereka tonjolkan. Salah satu bank besar di Indonesia seperti BRI Syariah juga tidak ingin kalah. BRI Syariah sekarang ini sudah meluncurkan KPR BRI Syariah. Pinjaman BRI Syariah untuk kepemilikan rumah ini bisa memfasilitasi Anda hingga 90% dari besarnya obyek jaminan.

pinjaman bri syariah

Melihat penawaran di awal saja, mungkin Anda sudah langsung tertarik, dimana bank yang berani memberikan fasilitas pembiayaan hingga 90% dari obyek jaminan? Mungkin hanya BRI Syariah yang berani memberikan fasilitas menarik ini. Lantas apa lagi yang Anda pikirkan? Ada berbagai macam hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum mengajukan KPR BRI Syariah. Sebenarnya, apa itu KPR BRI Syariah? KPR BRI Syariah merupakan produk pembiayaan untuk berbagai pembiayaan pembelian bangunan. KPR BRI Syariah tergolong dalam Multi KPR yang memberi banyak manfaat untuk Anda yang memerlukan dana pinjaman maupun angsuran tanpa bunga. KPR BRI Syariah diperuntukkan untuk warga Indonesia yang ingin mempunyai rumah idaman dengan pembayaran mencicil.

KPR BRI Syariah menggunakan prinsip Murabahah, akad ini dilakukan dengan nasabah yang akan ditetapkan harga dari awal dan besar cicilan tiap bulan. Lantas, siapa saja yang dapat mengajukan KPR BRI Syariah ini? pinjaman BRI Syariah KPR diperuntukkan untuk Anda yang memiliki profesi sebagai wiraswasta, karyawan, hingga profesional yang memiliki penghasilan minimal 48 juta per bulannya. Dengan kata lain, KPR BRI Syariah bisa diajukan oleh siapa saja, bukan hanya mereka yang memiliki pekerjaan sebagai karyawan.

Berikut berbagai macam fitur dari KPR BRI Syariah, antara lain:

  • Rumah. Untuk fasilitas rumah meliputi pembelian baru dengan pembiayaan maksimal 90%, pembelian bekas dengan pembiayaan maksimal 80 dari pasar, pembangunan dengan pembiayaan 80% dari RAB, renovasi dengan pembiayaan 100% dari RAB, hingga take over 100% dari outstanding pembiayaan bank konvensional,
  • Tanah. Pada fasilitas tanah maksimal 70% dari penawaran developer atau nilai pasar yang sudah ditetapkan nilai jaminan bank, serta maksimal 50% untuk tanah yang berada di luar perumahan,
  • Apartemen. Pembiayaan bisa maksimal 80% dari nilai pasar yang sudah di tetapkan oleh bank,
  • Ruko. Sama seperti apartemen, maksimal 80% dari nilai pasar yang sudah di tetapkan bank.

Ada berbagai macam keuntungan yang dimiliki oleh KPR BRI Syariah. Apa saja keuntungan tersebut? Pertama, Anda dibebaskan dari penalty jika ingin melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo, selain itu jangka waktu panjang hingga 15 tahun. Terakhir, cicilan tetap dan sangat meringankan hingga jangka waktu pembiayaan habis.

Apakah Anda tertarik mengajukan pinjaman BRI Syariah KPR? Jika Anda tertarik, Anda bisa segera mengajukan KPR BRI Syariah. Proses pengajuan KPR BRI Syariah ini selama 7 hingga 14 hari kerja. Syarat pengajuan KPR BRI Syariah ini hampir sama dengan persyaratan bank-bank lain, seperti:

bisnis online
  • Mempunyai pekerjaan dan penghasilan tetap dengan masa kerja 2 tahun untuk karyawan, untuk wiraswasta minimal masa kerja/ usaha selama 3 tahun, profesional minimal masa kerja selama 2 tahun,
  • Anda juga tidak boleh masuk dalam daftar pembiayaan bermasalah,
  • Memenuhi persyaratan untuk pemegang asuransi jiwa,
  • Minimal berumur 21 tahun dan maksimal berumur 65 tahun ketika kredit lunas,
  • WNI, yang berdomisili di Indonesia,
  • Mempunyai dan bersedia membuka rekening BRI Syariah.

Sebagai salah satu bank syariah yang profesional dan memahami kebutuhan para nasabah, BRI Syariah hadir memberikan berbagai fasilitas dan produk perbankan yang penuh manfaat. Salah satunya yaitu Pembiayaan Mikro untuk kepentingan usaha. Pinjaman BRI Syariah yang satu ini dapat Anda gunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan operasional dan produktivitas usaha berdasarkan prinsip syariah. Secara garis besar, terdapat 3 klasifikasi produk Pembiayaan Mikro yang ditawarkan oleh BRI Syariah, antara lain:

  • Mikro 25iB untuk plafond 5 hingga 25 juta.
  • Mikro 75iB untuk plafond 5 hingga 75 juta.
  • Mikro 500iB untuk plafond 75 hingga 500 juta.

Klasifikasi produk tersebut ditentukan sesuai nominal plafond pinjaman yang ditawarkan. Selain itu, setiap produk juga memberikan persyaratan dan tenor atau jangka waktu pinjaman yang berbeda-beda. Tenor untuk produk Mikro 25iB yaitu 6 hingga 36 bulan. Sedangkan tenor Mikro 75iB dan Mikro 500iB adalah 6 sampai 60 bulan dengan ketentuan tertentu. Namun secara garis besar, syarat umum pengajuan pinjaman produk Pembiayaan Mikro dari BRI Syariah terbilang sama. Beberapa persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh setiap nasabah yang ingin mengajukan pinjaman antara lain:

  • Memenuhi persyaratan kriteria debitur atau penerima pinjaman.

Debitur BRI Syariah adalah WNI yang berdomisili di Indonesia. Selain memiliki identitas sebagai Warga Negara Indonesia, calon debitur juga harus berusia minimum 21 tahun ketika mengajukan pinjaman. Atau, nasabah sudah menikah dengan usia diatas 18 tahun dan memiliki usaha yang sifatnya tetap. Kriteria ini wajib dimiliki oleh setiap calon debitur yang akan mengajukan pinjaman, baik pinjaman Mikro 25iB, 75iB maupun 500iB.

  • Menjalankan wirausaha berdasarkan prinsip syariah.

Pihak debitur yang akan menerima dana pinjaman BRI Syariah adalah wirausaha yang menjalankan bisnis sesuai prinsip syariah. Selain itu, usaha yang dikembangkan juga sudah berjalan sesuai syarat minimum pengelolaan usaha yang telah ditentukan. Untuk debitur yang mengajukan pinjaman produk Mikro 25iB, usaha minimal berjalan 3 tahun. Sedangkan untuk produk Mikro 75iB dan Mikro 500iB, lamanya usaha yang dikembangkan minimum 2 tahun.

  • Mengajukan pinjaman untuk kepentingan pembiayaan modal investasi atau modal kerja.

Pinjaman Pembiayaan Mikro dari BRI Syariah khusus ditujukan untuk kepentingan pembiayaan modal kerja dan investasi usaha. Oleh karena itu, menggunakan dana pinjaman ini untuk kebutuhan konsumtif bukanlah pilihan yang tepat. Namun bila Anda sedang mengembangkan usaha dan ingin mengelolanya dengan pesat, maka inilah cara yang sangat efektif untuk memenuhi tujuan usaha Anda.

  • Memenuhi persyaratan dokumen dan administrasi dengan lengkap.

Ada beberapa dokumen yang harus dipenuhi untuk mengajukan pinjaman pada BRI Syariah. Beberapa dokumen seperti fotokopi KTP nasabah dan pasangan, akta nikah, kartu keluarga, akta cerai, surat kematian, Surat Izin Usaha atau Surat Keterangan Usaha menjadi syarat umum yang harus dipenuhi dengan lengkap. Sementara itu, ada juga syarat khusus bagi debitur Mikro 75iB dan Mikro 500iB yang harus melampirkan NPWP dan jaminan. Jaminan bisa berupa sertifikat tanah kosong, bangunan, kendaraan, deposito dan lain sebagainya.

Rumah Dari Pinjaman BRI Syariah

Dengan memenuhi seluruh persyaratan di atas, Anda bisa mendapatkan dana pinjaman untuk melakukan pengelolaan usaha yang lebih efektif dan efisien agar bisa bersaing untuk menghasilkan banyak keuntungan. Dana pinjaman BRI Syariah perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya supaya berbagai tujuan usaha dapat dicapai sesuai keinginan. Jadi, pengembangan usaha yang lebih efektif dapat dilakukan sesuai rencana.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *