Kredit Perumahan Bekas, Kenapa Tidak?

Kredit Perumahan Bekas, Kenapa Tidak?

Kredit rumah tentu menjadi prioritas bagi setiap keluarga. Terutama bagi mereka yang baru saja menikah. Wajar hidup mandiri tentu menjadi keinginan mereka dan salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan membeli rumah. Memiliki rumah pertama kali memang tidak harus dalam kondisi baru. Tidak ada salahnya bagi pasangan muda untuk membeli rumah bekas. Meskipun bekas, Anda tidak perlu khawatir karena pada kenyataannya kredit perumahan bekas atau second tidak terlalu buruk.

kredit perumahan bekas, kenapa tidak?

Sebelum mengajukan kredit rumah second, hal pertama yang harus diperhatikan tentu saja kondisi rumah yang ingin dibeli. Sebagai calon pembeli tentu saja Anda ingin mendapatkan rumah bekas yang berkualitas bukan? Beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika ingin membeli rumah bekas adalah seperti berikut:

  • Pilihlah rumah second yang usianya tidak terlalu tua. Paling tidak usia bangunannya kurang dari 20 tahun. Sebab semakin tua rumah tentu saja struktur bangunannya kurang kokoh lagi.
  • Sebaiknya Anda juga harus mengetahui alasan mengapa rumah bekas tersebut dijual. Apakah karena pemilik membutuhkan uang atau alasan lain. Dengan mengetahui alasan yang jelas tentu Anda akan merasa nyaman untuk tinggal.
  • Meskipun bekas, memperhatikan fasilitas rumah tentu sangat penting. Fasilitas yang perlu diperhatikan adalah keberadaan listrik, sumber air, dan keamanan.
  • Usahakan juga rumah yang akan dibeli berlokasi strategis dan jauh dari sungai. Sehingga bank bersedia menyetujui pengajuan kredit.

Selain dari faktor intern, Anda juga harus memperhatikan faktor ekstern yang ada di sekitar rumah tersebut. Misalnya saja lingkungan sosial yang ada disekitar, jangkauan rumah dengan fasilitas umum, dan faktor kenyamanan dari luar. Pastikan kediaman yang Anda pilih tidak terlalu jauh dengan tetangga. Karena akan terasa kurang nyaman bukan jika tinggal di kawasan yang jaraknya cukup jauh dengan tetangga.

Kelengkapan dokumen rumah yang asli juga perlu diperhatikan. Wajar saja karena rumah yang akan dibeli akan diproses dengan kredit perumahan dari bank. Maka secara otomatis pihak bank hanya ingin menjamin rumah yang legal. Contoh kelengkapan dokumen yang mesti ada adalah sertifikat bangunan, lampiran pembayaran pajak bumi dan bangunan, lampiran pembayaran tagihan listrik dan sebagainya. Selain itu Anda juga wajib melampirkan beberapa persyaratan untuk mengajukan kredit rumah second ini. Contohnya seperti data diri, slip gaji dalam beberapa waktu terakhir, NPWP dan persyaratan administrasi lainnya.

Selanjutnya, Anda bisa melakukan nego harga dengan sang pemilik rumah. Jika harga sudah disepakati, maka Anda bisa mengajukan permohonan kredit rumah kepada bank. Apabila disetujui, pastinya kredit rumah akan didapatkan dan pengurusan kepemilikan rumah bekas tersebut bakal dilakukan. Sebelum mengajukan kredit rumah pada bank, mungkin ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seperti:

  • Besar cicilan yang harus dibayar tiap bulan.
  • Jangka waktu pelunasan yang harus dipilih sesuai kemampuan.
  • Pastikan jenis cicilan yang Anda pilih adalah flat sehingga tidak berubah hingga akhir masa cicilan.
  • Pilih bank terbaik yang sudah profesional dalam menangani kredit rumah bekas

Sama seperti kredit rumah baru, kredit perumahan bekas ini juga memakan waktu yang tidak sebentar. Sebab ada banyak hal yang akan dipertimbangkan oleh bank. seperti kemampuan finansial Anda, track record selama meminjam uang di lembaga keuangan, kondisi rumah bekas yang akan dibeli dan faktor-faktor pendukung lainnya. Untuk itulah sebaiknya Anda sabar dalam menantikan persetujuan ini. Disarankan untuk mengajukan kredit jauh-jauh hari agar tidak terkesan mendadak.

bisnis online

Rumah adalah aset yang berharga dan memiliki nilai investasi yang terus meningkat tiap bulannya. Karena ada banyak keuntungan inilah, tak heran jika banyak orang berlomba-lomba mendapatkan hunian terbaru. Namun di sisi lain harga rumah terbaru sekarang ini juga ikut mengalami kenaikan. Hal ini tentu saja membuat masyarakat kalangan ke bawah menjadi semakin susah untuk mendapatkannya. Tapi masih ada satu cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan hunian baru yakni dengan mengajukan kredit perumahan lewat bank.

Untuk mendapatkan kredit rumah dari bank memang tak sulit asalkan Anda memenuhi persyaratan yang diminta. Beberapa persyaratan tersebut antara lain:

  • Melampirkan beberapa bukti identitas diri. Biasanya berupa Kartu Tanda Penduduk asli dan masih berlaku.
  • Lampirkan identitas pendukung lainnya seperti kartu keluarga, surat bukti menikah, NPWP dan sebagainya.
  • Memberikan slip gaji atau surat keterangan penghasilan terbaru. Paling tidak dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.
  • Memenuhi persyaratan lain yang diminta oleh bank. Untuk lebih jelasnya lebih baik Anda tanyakan langsung kepada bank.

Meskipun persyaratan yang diminta tergolong mudah, tapi masih saja ada beberapa orang yang kesulitan dalam mendapatkan kredit perumahan dari bank. Salah satu kesulitan yang dialami adalah kekurangan dana untuk uang muka. Sebenarnya hal ini bisa diatasi dengan mudah. Cara mengatasinya adalah seperti berikut:

  • Dapatkan promo yang sedang ditawarkan oleh developer. Promo biasanya berupa potongan harga sehingga lebih murah.
  • Jangan langsung memilih pada satu pengembang. Sebab harga uang mukanya biasanya berbeda-beda. Lebih baik pilih pengembang dahulu agar mendapatkan harga uang muka terbaik.
  • Melakukan negosiasi adalah langkah yang paling tepat sehingga Anda bisa mendapatkan harga uang muka dan harga kredit rumah lebih murah.

Menempuh beberapa langkah diatas bisa tergolong mudah dan bisa juga dikatakan sulit. Sebab Anda harus bisa melakukan nego dan meyakinkan developer terhadap permohononan Anda yang ingin mendapatkan kredit rumah dengan harga murah. Supaya lebih meyakinkan, mungkin Anda bisa membuat surat perjanjian antara kedua belah pihak. Jika sudah menemukan persetujuan, segera lakukan pengajuan kredit perumahan lewat bank. Hal ini penting dilakukan sebelum rumah incaran Anda dibeli oleh pihak lain.

Kredit Perumahan Bekas, Kenapa Tidak?

Sebelum mulai mengajukan kredit, sebaiknya Anda harus menghitung kemampuan finansial secara matang. Hal ini berguna untuk menyesuaikan besar cicilan tiap bulannya. Selain itu pilihlah jangka waktu cicilan dan besar cicilan yang sesuai dengan kemampuan. Sehingga tidak mengganggu kondisi finansial tiap bulannya. Pastikan juga cicilan yang Anda pilih sifatnya flat sehingga tidak berubah-ubah hingga masa pelunasan habis. Bila Anda ingin lebih untung lagi, tak ada salahnya mencoba kredit rumah dari bank syariah.

Untuk mendapatkan kredit perumahan memang perlu waktu yang cukup lama. Wajar saja karena ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan oleh pihak bank. Tapi selama persyaratan yang Anda ajukan sudah lengkap dan selama Anda tidak pernah melakukan kredit macet, maka peluang untuk disetujui akan lebih besar. Jika sudah disetujui, Anda tetap saja memiliki berbagai kewajiban yang harus dipenuhi. Antara lain:

  • Membayar cicilan rumah tiap bulan secara rutin sampai benar-benar lunas.
  • Pastikan tidak terlambat dalam membayar tagihan, sehingga tidak dikenakan denda oleh bank.
  • Meskipun sifatnya masih kredit, Anda tetap wajib merawat rumah agar kondisinya selalu baik.
  • Pastikan Anda membayar berbagai tagihan wajib tiap bulannya. Misalnya saja tagihan listrik, tagihan air dan tagihan lainnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *